fbpx

10 Merek Perusahaan Paling Bernilai Tahun 2018

10 Merek Perusahaan Paling Bernilai Tahun 2018

Inilah 10 Merek Perusahaan Paling Bernilai Tahun 2018 – Sebuah perusahaan konsultan merek dan keuangan terkemuka dunia Brand Finance melakukan riset merek.

Dengan melansir laporan global 500 Brand Finance yang berjudul “The annual report on the world’s most valuable brands 2018”.

Brand Finance menghitung nilai merek perusahaan di tabel menggunakan pendekatan Royalty Relief – metode penilaian merek yang sesuai dengan standar industri yang ditetapkan dalam ISO 10668.

Nah untuk lebih jelasnya simak ulasan dibawah untuk 10 Merek Perusahaan Paling Bernilai Tahun 2018 yang tim teknoiot rangkum mulai dari urutan sepuluh sampai satu.

10. ICBC

ICBC Merek perusahaan perbankan asal negara China yang juga satu-satunya perusahaan yang masuk jajaran 10 besar merek perusahaan paling bernilai.

Dengan membukukan nilai 59 milliar dollar AS atau setara (803 Triliun). Kalau melihat laporan 2017 ICBC China mengalami kenaikan 24 persen namun posisi tetap sama.

Untuk di Indonesia sendiri Bank ICBC China sudah terbentuk yang sebelumnya bernama Bank Halim Indonesia yang berhasil diakuisisi oleh Industrial & Commercial Bank of China Limited.

9. Walmart

Untuk posisi kesembilan Brand Finance menempatkan raksasa retail dunia merek Walmart. Posisi saat mengalami penurunan peringkat dari posisi delapan tahun 2017.

Walmart harus puas dengan posisi ke sembilan ini dengan beratnya tantangan bisnis yang mengakibatkan penutupan puluhan toko nya tahun lalu.

Walmart dengan nilai brand /merek 61 milliar dollar AS (852 triliun). Dari skala persentase turun 1 persen dibandingkan tahun lalu.

Di indonesia sendiri Walmart pernah buka awal dekade 90-an tapi saat ini sudah berganti nama Walmart Inc. dan saat ini fokus ke penjualan online.

8. Verizon

Untuk merek perusahaan Verizon salah satu perusahaan telekomunikasi asal Negeri Paman Sam (AS), harus puas diurutan delapan. Verizon mengalami penurunan satu peringkat dari peringkat tujuh tahun lalu.

Menurut berbagai sumber penurunan nilai merek Verizon disebabkan lepasnya salah satu perusahaan mitra (partnert) T Mobile.

Saat ini Verizon wireless banyak memproduksi perangkat telekomunikasi dengan jumlah karyawan 70 ribu pekerja.

Namun saat Verizon bangkit kembali secara bisnis usai mengakuisisi Yahoo senilai US$ 4,88 miliar yang fokus di bisnis layanan email berbasis web.

Untuk itu nilai merek Verizon dalam laporan Brand finance sebesar 61 milliar dollar AS (852 triliun).

7. Microsoft

Perusahaan penyedia layanan sistem operasi komputer terbesar didunia mengalami penurunan dua peringkat yang sebelumnya bertengger di posisi lima.

Perusahaan raksasa milik Bill Gates ini harus puas diposisi tujuh berdasarkan laporan Brand Finance 2018. Nilai merek Microsoft saat ini 81 milliar dollar (Rp 1.102 triliun).

Walaupun turun level tapi microsof tetap membukukan pertumbuhan laba positif, dan tetap berjuang melawan Apple dan Google.

Akusisinya terhadap Nokia sempat menjadi trending topik tahun lalu dan saat ini terus mengembangkan bisnisnya.

6. AT&T
Salah satu perusahaan yang berfokus pada produk telekomunikasi yang menguasai sebagian besar pangsa pasar amerika ini juga harus berpuas diri turun satu level. Tahun 2017 posisi masih di lima besar dan 2018 harus bertengger di posisi 6 besar versi Brand Finance.
AT&T yang bermarkas di Texas Amerika dengan jumlah karyawan 189 ribu saat ini masih terus memproduksi produk-produk telekomunikasi seperti telepon, internet, dan televisi.
Saingan berat Verizon wireless ini memiliki valuasi nilai merek 82 milliar dollar AS atau setara 1.118 triliun. Salah satu penyebab merosotnya peringkat AT&T banyak sumber mengatakan karena saham yang mengalami penurunan di kuartal kedua tahun 2017 kemarin.
5. Facebook
Nah bagi Anda tentu tak asing dengan perusahaan media daring terbesar didunia ini, Facebook. Facebook kian melejit dan menunjukkan persentase pertumbuhan bisnis tren positif.
Facebook dengan platform konten digital berhasil naik 4 peringkat tahun 2018 ini, dengan nilai valuasi 89 milliar dollar AS atau setara 1.217 trilliun.
Dua anak usahanya terus di perbaharui yakni whatsapp dan instagram menjadi penopang kuat. Kasus kebocoran data nasabah oleh pihak ketiga Cambrige Analytica beberapa bulan lalu yang menjadi skandal terbesar terpilihnya Trump.
Perusahaan milik Mark Zuckerberg ini tetap optimis konten digital mereka terus mewarnai peradaban teknologi. Dan Indonesia menyumpang pelanggan besar untuk industri konten media sosial ini.
4. Samsung
Satu-satunya merek perusahaan asal Asia yang masuk empat besar dalam laporan daftar merek perusahaan paling bernilai tahun 2018 oleh Brand Finance yakni Samsung.
Perusahaan dengan merek mendominasi warna biru ini memiliki nilai valuasi merek tinggi dengan nilai 92 milliar dollar AS atau setara 1.252 triliun. Terus mengalami kenaikan 39 persen dari tahun 2017 kemarin.
Samsung saat ini memang mendominasi di kawasan Asia dan bahkan pasar smartphone Amerika dan Eropa.
terus mereka jajaki.
Nampaknya perusahaan yang dulu dikenal dengan perusahaan penjualan elektronik sudah bergeser menjadi produsen ponsel smartphone canggih galaxy dan tablet.
Samsung juga menjadi mitra terbesar Google lewat kolaboasi sistem operasi android yang dibenamkan dalam setiap produk smartphone nya.
3. Google
Posisi ketiga diisi merek brand mesin pencari raksasa Google dalam laporan Brand Finance google mengalami penurunan dua peringkat.
Tahun 2017 kemarin adalah tahun terbaik Google karena berada di posisi teratas, namun saat ini harus berpuas diri digeser dua perusahaan dengan platform berbeda.
Tahun ini Google tetap memiliki valuasi merek tinggi sebesar 120 miliar dollar AS atau setara (Rp 1.633 triliun). Namun penurunan nilai merek ini Google tetap mengalami kenaikan valuasi merek sekitar sepuluh persen.
Google yang juga pernah melakukan terobosan besar dengan Balon Google untuk membantu kawasan-kawasan yang zero wireless ini namun menuai penolakan beberapa negara.
2. Apple
Perusahaan yang identik dengan buah apel ini masih betah bertahan diposisi kedua. Walaupun sebenarnya tahun 2017 kemarin mengalami banyak kasus hukum masalah hak cipta dengan Samsung dan perusahaan lainnya.
Perusahaan peninggalan mendian Steven Jobs masih memiliki merek perusahaan dengan nilai tinggi sebesar
146 miliar dollar AS atau setara (Rp 1.977 triliun).
Banyak dugaan keberhasilan Apple mempertahankan posisi kedua di tahun 2018 ini karena suksesnya penjualan iPhone X di akhir 2017 kemarin.
Berhasil membukukan laba fantastis dan tetap mempertahankan posisi kedua di laporan merek perusahaan paling bernilai tahun 2018 versi Brand Finance.
1. Amazon
Akhirnya perusahaan yang bermula dari toko buku online ini berhasil keluar sebagai jawara merek perusahaan yang paling bernilai tahun 2018.
Hanya membutuhkan kurun waktu satu tahun dan berhasil menyalip google dan apple sebagai brand paling berharga versi Brand Finance.
Perusahaan besutan Jeff Bezos berhasil melejit dengan nilai valuasi merek senilai 150 miliar dollar AS atau (sekitar Rp 2.037 triliun).

Ini disebabkan pergerakan ekspansi industri digital yang massif dilakukan satu tahun belakangan dan tentu memberikan value dan keuntungan yang tinggi.

Penutup
Itulah tadi 10 merek perusahaan paling bernilai tahun 2018, memang masih didominasi peruhaaan teknologi. Untuk merek perusahaan asal Indonesia, Telkom indonesia satu-satunya yang mewakili Indonesia yang menurut laporan 500 merek paling bernilai versi Brand Finance. Telkom Indonesia menempati posisi peringkat 341 mengalami kenaikan dari peringkat 365 tahun 2017 kemarin.
Follow me

Herwin Bandung

Owner & Founder at Teknoiot Inc.
Penggemar teknologi yang selalu antusias dengan informasi update terbaru tentang perkembangan teknologi saat ini.
Follow me
Loading...