fbpx

Siapa Aplikasi E-wallet dengan Pengguna Terbanyak di Indonesia?

Orang Indonesia tampaknya telah menerima solusi transaksi tanpa uang tunai dengan sepenuh hati, dengan berbagai bisnis dan layanan di seluruh kota menawarkannya sebagai alternatif pembayaran.

Sekitar 38 aplikasi e-wallet saat ini terdaftar di Bank Indonesia. Menurut sebuah laporan oleh situs web meta-search iPrice Group, total nilai transaksi yang dilakukan melalui aplikasi ini di negara tersebut adalah US $ 1,5 miliar pada 2018, dan pada 2023 diperkirakan mencapai $ 25 miliar.

Di bawah ini adalah beberapa data menarik terkait aplikasi e-wallet di Indonesia yang disusun oleh iPrice Group bekerja sama dengan data pasar aplikasi dan perusahaan App Annie.

dompet-digital-teratas-indonesia Siapa Aplikasi E-wallet dengan Pengguna Terbanyak di Indonesia?
Images : Teknoiot

Aturan aplikasi e-wallet berbasis lokal

Industri fintech Indonesia saat ini didominasi oleh pemain lokal. Menurut data App Annie Q2 2019, lima aplikasi e-wallet teratas berdasarkan pengguna aktif bulanan dari Google Play Store dan iOS adalah GoPay, OVO, DANA, LinkAja dan Jenius.

Pada bulan Februari saja, transaksi yang dilakukan dengan menggunakan GoPay mencapai $ 6,3 miliar, hampir 70 persen dari total transaksi Gojek.

Pertumbuhan OVO yang stabil sebagian besar didukung oleh kemitraannya dengan Grab dan Tokopedia.

Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2018, DANA telah berhasil meningkatkan popularitasnya dan menggantikan LinkAja di posisi ketiga di Q2 tahun ini.

Diluncurkan pada tanggal 30 Juli, LinkAja telah menikmati posisi yang nyaman karena mengintegrasikan layanan pembayaran yang disediakan oleh bank-bank milik negara, yaitu TCash Telkomsel, e-cash Bank Mandiri, UnikQu, t-Money dari Telkom dan T-Bank dari BRI. Segera akan bermitra dengan Gojek sebagai salah satu opsi pembayaran aplikasi.

Berdasarkan jumlah unduhan, lima aplikasi e-wallet teratas adalah GoPay, OVO, DANA, LinkAja, dan iSAKU.

Menurut sebuah studi oleh Jakpat Mobile Survey Platform dan DailySocial, 74,6 persen pengguna aplikasi e-wallet di Indonesia berusia 20 hingga 35 tahun.

Ruang besar untuk ekspansi

Aplikasi E-wallet yang dimiliki oleh perusahaan berbasis internet telah meningkat sebesar 50 persen dalam dua tahun terakhir. Empat dari perusahaan-perusahaan ini di antara 10 aplikasi e-wallet teratas di Indonesia adalah Go-Jek, DANA, Paytren dan DOKU.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam upaya untuk meningkatkan pembangunan ekonomi negara itu, karena tiga perempat dari 250 juta orang Indonesia dilaporkan masih tidak memiliki akses ke layanan keuangan dasar.

Tiga dari 10 e-wallet paling populer dimiliki oleh bank, yaitu Jenius dari BTPN, Go Mobile oleh CIMB dari CIMB dan Sakuku dari BCA.

Gimmick adalah kuncinya

Bagi banyak pengguna, di antara daya tarik menggunakan aplikasi e-wallet sebagai metode pembayaran tanpa uang tunai adalah penawaran cashback instan dan poin tambahan. Pedagang mengklaim bahwa promo uang kembali, yang berkisar antara 20 hingga 40 persen, juga membantu meningkatkan penjualan mereka.

Layanan aplikasi e-wallet terpopuler

Menurut data iPrice, di antara layanan yang paling umum untuk e-wallet adalah transaksi offline, pembayaran e-commerce dan transportasi umum.

Di antara yang lain dalam daftar 10 teratas, GoPay memiliki opsi terbanyak yang tersedia dengan 10 jenis layanan, diikuti oleh LinkAja (sembilan), Paytren (delapan) dan OVO dan DANA (tujuh).

QR Pay memimpin

QR Pay atau QRC (Quick Response Code) saat ini digunakan sebagai opsi pembayaran oleh 19 dari 38 e-wallet terdaftar di Indonesia. 

Pada bulan Mei, pemerintah mengeluarkan QRIS (Standar Respon Cepat Indonesia) sebagai upaya standardisasi untuk meningkatkan penggunaan pembayaran tanpa uang tunai, karena terbukti menjadi solusi penggantian kartu yang nyaman untuk mencapai 65 juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. negara. (kes)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.