fbpx

Tower Telekomunikasi, Jenis dan Perangkat Pendukungnya

Jaringan Tower Telekomunikasi dan internet berkembang pesat hari ini. Tentu tak lepas dari peran tower telekomunkasi untuk menyebarkan sinyal wireless ke segala penjuru, sehingga semua device atau perangkat smartphone atau laptop kita bisa berselancar internet dengan kencang.

Nah seperti apa sih tower telekomunikasi itu dan apa perangkat-perangkat pendukungnya sehingga bisa berfungsi sebagaimana mestinya?.

Tower telekomunikasi atau BTS (Base Transceiver Stasiun) berfungsi untuk menjembatani perangkat komunikasi pengguna dengan jaringan yang menuju ke arah lain. Berdasarkan Lokasinya Tower atau menara jaringan telekomunikasi terbagi menjadi dua Jenis  yaitu :

 

  • Rooftop          : Tower yang berdiri di atas sebuah gedung.
  • Greenfield      : Tower yang berdiri langsung di atas tanah.

Jenis dari Tower telekomunikasi di bagi menjadi 3 yaitu :

  • Tower 4 kaki (Rectangular Tower)
  • Tower 3 kaki (Triangel Tower)
  • Tower Pole

Rectangular Tower

Tower jenis ini mempunyai ciri ciri berbentuk segi empat dengan empat kaki, tower jenis ini memiliki kekuatan tiang pancang serta sudah di pertimbangkan kontruksinya. Kelebihan dari tower jenis ini antara lain:

  • Kuat terhadap tekanan angin dan keadaan geografis dari area dimana tower tersebut didirikan.
  • Profit yang menjanjikan.
  • Dapat menampung banyak perangkat Radio.

Untuk kekurangan dari tower jenis ini antara lain:

  • Biaya pembangunan bisa mencapai +500 juta.

Triangle Tower

Tower jenis ini mempunyai ciri berbentuk segi tiga dengan tiga kaki.

Tower jenis ini sering kita jumpai di sekitar kita, fungsi dari tower ini sangat banyak selain bisa di gunakan untuk meletakkan alat pendukung jaringan internet juga bisa di gunakan untuk antenna radio amatir maupun antenna lainya.

Ketinggian yang direkomendasikan adalah 60 meter, ketinggian rata rata adalah 40 meter.

Tower jenis ini disusun atas beberapa stage (potongan), 1 stage ada yang 4 meter namun ada pula yang 5 meter. Makin pendek stage makin tinggi pula biaya pembuatannya karena setiap stage membutuhkan tiang pancang/spanner. Jarak masing masing spanner minimal 8 meter.

Kelebihan dari tower jenis ini antara lain adalah :

  • Efesien.
  • Maintance yang mudah.
  • Implementasi yang mudah.

Kekurangan dari tower jenis ini antara lain:

  • Tidak kuat dengan tekanan angin maka dari itu direkomendasikan di ketinggian 60-40 meter
  • Tidak bisa menampung banyak perangkat radio.

Pole Tower

Tower jenis ini berupa tiang pancang dengan satu kaki.tower ini menjadi 2 macam, Pertama Tower yang terbuat dari pipa atau plat baja tanpa spanner diameter antara 40 cm s/d 50 cm,tinggi mencapai 42 meter atau yang biasa disebut monopole.

Tower jenis kedua lebih cenderung untuk dipakai secara personal tower pipa ini disarankan tidak melebihi 20 meter (lebih dari itu melengkung),meskipun mampu menerima sinyal koneksi namun tower jenis ini tidak direkomendasikan untuk menerima sinyal informatika (internet dan intranet) yang stabil.

Perangkat Pada BTS

Perangkat perangkat pendukung dalam pembangunan sebuah BTS (Base Transcevier stasion) adalah:

Rectifier

Rectifier sebagai penyearah tegangan dari tegangan AC yang berasal dari PLN dikonversikan ke dalam tegangan searah untuk di komsumsi perangkat lainnya. Salah satunya merk PowerOne, terdapat 6 buah modul, yang tiap-tiap modulnya mensuplai 30 Ampere, karena minimal pemakaian perangkat adalah 45 Ampere, maka paling tidak modul yang berfungsi sejumlah 3 buah modul (60A).

Biasanya Untuk BTS hanya dibutuhkan tegangan DC sebesar +27 Vdc atau -48

ANTENA OMNI

Antenna Omnidirectional di rancang untuk memberikan servis dalam radius 360 derajat dari titik lokasi.

Sangat cocok untuk Akses Point untuk memberikan servis bagi WARNET sekitarnya dalam jarak dekat 1-4 km-an.

Antenna jenis ini biasanya menpunyai Gain rendah 3-10 dBi. Potongan medan vertikal memperlihatkan penampang yang medan yang sangat tipis pada sumbu vertikal.

Hal ini berarti hanya statiun-stasiun yang berada di muka antenna saja yang akan memperoleh sinyal yang kuat, stasiun yang berada di atas antenna akan sulit memperoleh sinyal.

UPS backup Power System

Baterei Sebagai backup power ke BTS apabila PLN Padam. Biasanya bisa bertahan sampai 3-4 Jam, tergantung dari Ampere Hour baterei dan designnya sistemnya.

Microwave

Microwave system terdiri atas Indoor unit dan Outdoor unit. Indoor unit berada di dalam shelter memiliki port E1 yang dikoneksikan ke Port E1 BTS melalui DDF.

Indoor unit juga mendapat suplai tegangan DC dari rectifier yang sama. Sedangkan Outdoor Unit menempel pada Antenna Microwave. Indoor Unit dan Outdoor unit terhubung menggunakan Coaxial Cable.

Antena Sektoral

Berbentuk persegi panjang, terpasang pada tower dengan ketinggian tertentu berfungsi sebagai penghubung antara BTS dan handphone/smartphone, ada dua type antenna sectoral, yaitu Monotype, biasa dipakai untuk daerah Rural dan Sub Urban dan Dual type untuk daerah Urban (daerah yg padat penduduk).

Feeder

Sekilas nampak seperti kabel besar, kegunaan feeder sebagai media rambatan gelombang radio antara BTS dan Antenna Sector. Ukuran ada yang 7/8, 1-5/8 atau ½.

Tower

Beserta system pentanahannya;  Sebagai media penempatan/penginstalan antenna antenna dan feeder.

Shelter

Berada di samping tower, tempat untuk menyimpan equipment.

Penutup

Tower Telekomunikasi atau BTS ini keberadaannya sangat penting. Mengingat pentingnya tentu kita perlu tahu bagian-bagiannya atau perangkat-perangkat pendukungnya sehingga bisa berfungsi dengan baik pula.

Follow me

Herwin Bandung

Owner & Founder at Teknoiot Inc.
Penggemar teknologi yang selalu antusias dengan informasi update terbaru tentang perkembangan teknologi saat ini.
Follow me
Loading...